Bicara yang Tenang

Berbicara adalah bahasa untuk saling memahami antar manusia, ia memiliki adab dan rambu-rambu. Di antara rambu-rambunya adalah merendahkan suara dan berbicara dengan tenang.

seharusnya suami-istri melazimi rambu-rambu tersebut, khususnya saat memanggil, memprotes sesuatu, atau saat bertikai. Saat suami-istri melazimi adab yang mulia ini ini niscaya akan tumbuh berbagai manfaat, di antaranya ; mengikuti syariat dalam adab komunikasi, di sisi lain akan mampu saling mamahami antar keduanya. Di sini juga berperan membantu anak terdidik dan hidup di suasana tenang, lembut, dan cinta. Allah ta’ala berfirman,

وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ

Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai (Qs. Lukman : 19)

Imam al-Qurthubiy –semoga Allah merahmatinya- berkata, “Ayat ini berisi adab yang Allah ta’ala ajarkan dengan tidak berteriak di hadapan orang lain, baik untuk menghina maupun teriak secara umum.”

Aisyah –semoga Allah meridhainya- pernah ditanya tentang Akhlak Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wasallam-, maka ia menjawab,

لَمْ يَكُنْ فَاحِشًا وَلاَ مُتَفَحِّشًا وَلاَ صَخَّابًا فِى الأَسْوَاقِ وَلاَ يَجْزِى بِالسَّيِّئَةِ السَّيِّئَةَ وَلَكِنْ يَعْفُو وَيَصْفَحُ

Beliau tidak pernah berkata keji dan kotor, tidak pula berteriak-teriak di pasar. Beliau tidak membalas keburukan dengan keburukan, namun beliau maafkan dan membiarkan (Shahih Sunan at-Tirmidzi)

Miqdad –semoga Allah meridhainya- berkata, “Suatu malam Nabi-shallallahu ‘alaihi wasallam- datang dan memberi salam kepada yang bangun, namun tidak sampai membangunkan yang sedang tidur. “ (al-Adab al-Mufrad)

Terdapat riset terhadap 110 keluarga Amerika mencakup anak-anak beragam umur antara 3 hingga 5 tahun. Penelitian yang dilakukan Institut Ilmu Psikologi Atlanta ini menjelaskan, ada bukti konkrit bahwa pribadi anak hiperaktif, nakal, dan tempramen berkaitan erat dengan sosok ibu yang galak, yang dia selalu teriak dan mengancam dengan nada tinggi saat marah. (www.saaid.net)

Wallahu A’lam

Sumber :

Dinukil dari “ Tis’un Wa Tis’una Fikrah li Hayah Zaujiyah Sa’idah”, karya : Dr. Musyabbab bin Fahd al-Ashimi (ei, hal. 108)

Amar Abdullah bin Syakir

Bagikan Halaman :

Previous Post
Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Posts

  • All Posts
  • Akhlaq
  • Akidah
  • Artikel Islam
  • DAKWAH
  • Fikih
  • Keluarga
  • Khutbah
  • Muslimah
  • Ramadan
  • Siroh
  • Umum
    •   Back
    • Belajar Islam
    • Hukum Islam
    •   Back
    • Kajian Rutin
    • Tabligh Akbar
    • Taklim
    • Kajian Muslimah
    •   Back
    • Khutbah Jum'at
    • Khutbah Hari Raya
    • Khutbah Umum
Load More

End of Content.

🕌 Jadwal Sholat
Bogor, Jawa Barat
--:--:--
Sholat berikutnya: Loading...
🌙
Subuh
--
🌅
Syuruq
--
☀️
Dzuhur
--
🌤️
Ashar
--
🌇
Maghrib
--
🌌
Isya
--

Kamu Mau Gabung Program Kebaikan ?

Mari bersama menghadirkan kepedulian melalui program Al Hisbah Peduli. Setiap bantuan yang diberikan menjadi langkah nyata untuk membantu dan berbagi kepada sesama.

Yayasan Al Hisbah adalah yayasan yang menaruh perhatian pada amar ma’ruf nahi mungkar dan dakwah kepada Allah ta’ala. Didirikan pada tahun 1431 H/2009 M.

Hisbah.or.id adalah situs media Islam online yang menyajikan berbagai konten Islam bermanfaat, dengan tujuan menyebarluaskan pengetahuan Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan berbagai intisari Islam. Materi yang disajikan meliputi: artikel, eBook, audio, video dan poster dakwah.

Kontak Kami

Nomor Whatsapp / Telepon :

+6285883752092

Alamat Email :

yayasanalhisbah@gmail.com

Alamat Kantor :

Blok Pala, Jl. Raya Ciapus, Tamansari, Kec. Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16610