Akhlaq Kepada Allah (3)

Artikel Sebelumnya Pembaca yang budiman,

Pada bahasan kita yang lalu kita telah sebutkan bahwa, salah satu bentuk implementasi pengesaan seorang hamba kepada Rabbnya dalam hal ibadah adalah ia menunaikan ibadah semata-mata karenaNya, bukan karena yang lainnya. Inilah yang dikenal dengan istilah “ Ikhlas “ dalam Niat. Apa yang menjadi motivasinya adalah Karena Allah. Ia beribadah karena Allah ta’ala dan hanya untukNya, bukan karena tendensi atau tujuan yang lainnya. Dan, kita juga telah sebuatkan bahwa fungsi niat dalam ibadah sangatlah penting. Di antaranya, niat menjadi penentu dan setiap orang akan memperoleh balasan dari amalan yang dilakukan sesuai dengan niatnya, niat menjadikan amal rusak atau baik. Karena itu setiap muslim harus senantiasa memperbaiki niat dalam ibadahnya, yaitu ikhlas untuk Allah semata.

Saudaraku…

Selain ikhlas karena Allah, maka ada akhlaq yang lain yang hendaknya kita berhias diri dengannya yaitu : melaksanakan instruksinya berupa mengikuti petunjuk Wahyunya. Allah tabaraka wata’ala berfirman,

اتَّبِعْ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ

“Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari tuhanmu; tidak ada tuhan ( yang haq ) selain Dia ; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.” ( al An’am :106

Allah tabaraka wat’ala memberikan instruksi dalam ayat ini seraya mengatakan, “ ikutilah – wahai Rasul- apa yang kami wahyukan kepadamu berupa berbagai macam perintah dan larangan yang mana perintah yang paling agung adalah meng-Esa-kan Allah subhanahu wata’ala dan menyeru manusia agar mereka meng-esakan-Nya dan tak usah hiraukan penentangan orang-orang musyriq, karena dakwaan-dakwaaan mereka adalah batil.  Ya, dakwaan mereka berupa pernyaataan bahwa ada tuhan lain yang layak disembah selain Allah dan apa yang mereka lakukan berupa penyembahan kepada selain Allah, atau menyembah Allah dan menyembah yang lainNya dalam waktu yang bersamaan maupun pada kesempatan yang berbeda, itu adalah batil dan ini adalah akhlaq yang buruk kepada Allah tabaraka wata’ala. Mengapa ? karena ia telah menentang pernyataan Allah tabaraka wata’ala bahwa, “

لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ

“ (tidak ada tuhan ( yang haq ) selain Dia. Allahu a’lam ( Abu Umair )

Bagikan Halaman :

Previous Post

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest Posts

  • All Posts
  • Akhlaq
  • Akidah
  • Artikel Islam
  • DAKWAH
  • Fikih
  • Keluarga
  • KHutbah
  • Siroh
  • Umum
    •   Back
    • Belajar Islam
    • Hukum Islam
    •   Back
    • Kajian Rutin
    • Tabligh Akbar
    • Taklim
    • Kajian Muslimah
    •   Back
    • Khutbah Jum'at
    • Khutbah Hari Raya
    • Khutbah Umum
Load More

End of Content.

🕌 Jadwal Sholat
Bogor, Jawa Barat
--:--:--
Sholat berikutnya: Loading...
🌙
Subuh
--
🌅
Syuruq
--
☀️
Dzuhur
--
🌤️
Ashar
--
🌇
Maghrib
--
🌌
Isya
--

Kamu Mau Gabung Program Kebaikan ?

Mari bersama menghadirkan kepedulian melalui program Al Hisbah Peduli. Setiap bantuan yang diberikan menjadi langkah nyata untuk membantu dan berbagi kepada sesama.

Yayasan Al Hisbah adalah yayasan yang menaruh perhatian pada amar ma’ruf nahi mungkar dan dakwah kepada Allah ta’ala. Didirikan pada tahun 1431 H/2009 M.

Hisbah.or.id adalah situs media Islam online yang menyajikan berbagai konten Islam bermanfaat, dengan tujuan menyebarluaskan pengetahuan Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan berbagai intisari Islam. Materi yang disajikan meliputi: artikel, eBook, audio, video dan poster dakwah.

Kontak Kami

Nomor Whatsapp / Telepon :

+6285883752092

Alamat Email :

yayasanalhisbah@gmail.com

Alamat Kantor :

Blok Pala, Jl. Raya Ciapus, Tamansari, Kec. Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16610